Thursday, October 4, 2007

Telur Palsu dari Cina ?

Subject: < MJNY > Fw: Telur Palsu dari Cina ?
Date: Wed, 3 Oct 2007 20:37:45 -0700 (PDT)

Sekedar sharing ...insyaallah berguna
Wassalam

Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea
Anda sulit membedakan keasliannya!

Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar grosiran
di Beijing , China . Beberapa media utama di Korea telah memberitakan
proses pembuatan telur-telur tiruan di China , yang mana telah
menggemparkan dan menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk
Korea . ( China Photos/Getty Images) (Erabaru.or. id) — Baru-baru ini,
produk-produk tiruan China telah menjadi sorotan di Korea . Beberapa
media arus utama Korea telah memberitakan proses pembuatan telur-telur
tiruan di China , yang telah menggemparkan dan menyebabkan kekhawatiran
besar di antara penduduk Korea . Pada 1-2 September lalu, Munhwa
Broadcasting Corporation (MBC) menayangkan sebuah dokumenter berjudul,
“Hidup tanpa produk-produk buatan China .” Acara tersebut menelusuri
kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan , AS , dan Jepang yang menolak
menggunakan produk-produk buatan China . Tayangan ini juga berbicara
mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China , acara ini telah
menarik perhatian publik Korea . Menyusul acara tersebut, koran nomor
satu Korea, Chosun Ilbo, telah menerbitkan sebuah artikel berjudul “MBC
Special mengekspos telur-telur tiruan buatan China,” melaporkan secara
rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. Dong-A Ilbo, koran Korea
lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan sebuah laporan
berjudul “Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan kimia
telah muncul di pasaran”. Sepersepuluh Harga Menurut laporan dari Chosun
Ilbo, karena peningkatan tajam harga-harga makanan di China, telur-telur
buatan, yang dibuat hanya dari bahan kimia tanpa bahan alami, telah
muncul di Kota Zhengzhou, Provinsi Henan. Mr. Wang, yang menjalankan
sebuah perusahaan yang membuat bahan tambahan makanan, menjelaskan
bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. “’Putih telur’ dibuat dengan
melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut akan terlihat
seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih
telur yang sebenarnya. “’Kuning telur’ dibuat dengan menyekop suatu
carian dengan pigmen kuning dan memadatkan serokan cairan tersebut ke
dalam larutan kalsium klorida. Akhirnya, ‘putih telur’ dan ‘kuning
telur’ dibungkus ke dalam ‘kulit telur’ yang dibuat dari kalsium
karbonat. “Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada
‘kuning telur’ tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah
dimasak hampir identik dengan telur yang sebenarnya. Wang mengatakan
hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk membuat lebih dari 2
butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang sebenarnya di
pasaran (0,8 dolar AS.) Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut
adalah bahan tambahan makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan
pigmen-pigmen. Konsumsi yang berlebihan atas bahan-bahan tersebut akan
merusak perut dan menyebabkan gejala-gejala seperti kehilangan ingatan
dan keterlambatan mental, dll. Korea Dikecewakan Dokumenter khusus dan
laporan berita tersebut telah menuai perhatian dan kegemparan di tengah
penduduk Korea . Banyak orang Korea menyatakan bahwa meskipun
produk-produk buatan China seperti pakaian, elektronik, dan lain-lainnya
terbilang murah dan telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka, kualitas
dan keamanannya sungguh mengkhawatirkan. Belum lama ini, berbagai mainan
buatan China telah ditarik dari rak-rak supermarket karena cat pada
mainan tersebut mengandung sejumlah logam berat yang sangat tinggi dan
dapat mengancam keselamatan anak-anak. Kursus Membuat Telur Buatan
Diiklankan Secara Online di China Fakta telur buatan bukanlah hal baru
di China . Kursus-kursus latihan untuk “membuat telur buatan” tersebar
luas di Beijing, Provinsi Henan , Shandong , Hebei dan Guangdong .
Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan pencarian di Internet dan
menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas dilakukan dari satu
sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan (40-100
dolar AS). Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan
teknik pembuatan telur buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus
tersebut. Pusat latihan tersebut menjamin bahwa “Anda sulit dapat
membedakan bentuk dan rasa antara produk kami dengan telur yang
sebenarnya.” Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:
http://www.erabaru. or.id/k_23_ art_76.html Apa Makanan Asli di China?
Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan bahwa
“Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur buatan.
Kami telah melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di
dalam negeri. Kami juga menyediakan teknologi untuk membuat “anggur
buatan,” daging ayam dan daging sapi buatan,” dan “membuat permen
beraroma hawthorn (sejenis buah berry berwarna merah) tanpa menggunakan
buah hawthorn.” Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas
produk-produk buatan China baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru,
“Lalu apa yang dapat kalian makan di China? Sungguh industri makanan di
China dibanjiri oleh kebohongan dan penipuan, karenanya membuat
kepanikan di tengah konsumen.”
Oleh Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007 http://en.epochtime
s.com/news/ 7-9-11/59598. html




Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou

Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam bubuk
dan tawas, dicampurkan – EAST WEEK‘Kuning telur’ dibentuk pada cetakan.
‘Air ajaib’ mengandung kalsium khlorida juga digunakan – EAST
WEEKSelaput keras dibentuk dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan
pada telur lalu didiamkan untuk kering – EAST WEEK

(Erabaru.or.id) - Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat grosir
kota Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar
telur palsu. Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar
Singapura) per butir – setengah harga dari telur asli. Konsumen sangat
sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini adalah berita bagus
bagi para pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak kurang 150
dolar Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur
buatan. Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti
salah satu kursus tersebut. Untuk menciptakan telur putih, instruktor –
seorang wanita berusia 20 tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti
agar-agar, bubuk yang tidak diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan
pengentalan dan bahkan tawas yang biasa digunakan untuk pengolah
industri. Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk
dicampur ke dalam air dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke
dalam cetakan plastik yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang
disebut ‘air ajaib,’ yang mengandung kalsium khlorida. Ini akan membuat
selaput tipis di luar ‘kuning telur,’ yang akan mengikatnya dengan kuat.
Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa kulit
telur juga dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui
jenisnya dituang ke dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering.
Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus.
Meskipun muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang
mencicipi mengatakan bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan
telur asli. Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi
telur palsu ini. Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung
nutrisi apapun, seorang profesor Universitas China Hong Kong
memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat
mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang serius yang dapat
mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku normal).

No comments: